'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
EDUKASI PHBS DAN SANITASI SEHAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MENJADI TOPIK YANG HANGAT DIPERBINCANGKAN DI BSA CUT NYAK DIEN
25 September 2019 12:44 WIB | dibaca 181

Selasa, 24 September 2019 bertempat di rumah Ibu Ratna ELiza. BSA Cut Nyak Dien mengadakan kegiatan BSA dengan mengangkat tema "Edukasi PHBS dan Sanitasi Sehat sebagai Upaya Pencegahan Stunting" dengan Narasumber dr. Luluk selaku Kepala Puskesmas Tegal Timur, Pertemuan yang dihadiri oleh 18 orang ini bermula dengan mengucapkan basmallah secara bersama - sama. Narasumber mengajak kepada seluruh anggota dan kader BSA untuk memulai hidup bersih dan sehat, karena hal tersebut berguna sebagai upaya encegahan stunting. "Stunting adalah sebuah kondisi dimana tinggi badan seseorang ternyata lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umumnya (Seusia)" papar dr. Luluk. dr Luluk juga memperlihatkan sebuah beberapa gambar anak yang menderita stunting, harus tersebut dilakukan supaya ibu ibu memahami.

dr. Lulu menyampaikan, bahwa stunting adalah untuk mencegah stunting akan melalui proses yang panjang, dimana dimulai sedari usia wanita menginjak remaja yang harus mempersiakan dirinya sebagai seorang ibu. Perlunya menjaga pola makan remaja tersebut dan menghindari makanan yg instan sebagai salah satu upaya pencegahan stunting pula, tidak hanya itu dengan remaja putri makan makanan bergizi, meminum tablet tambah darah dan membudayakan diri hidup sehat merupakan hal selanjutnya sebagai upaya pencegahan stunting pula.

Pemberian Tablet tambah darah pada remaja, dapat diberikan terutama saat remaja mengalami menstruasi, karena pasokan darah berkurang sehingga Tablet tambah daah perlu diberikan, hal tersebut pun berlaku sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja putri. dr. Luluk juga memaparkan bahwa stunting juga disebabkan oleh faktor multi dimensi, tidka hanya kesehatan pribadi saja tetapi juga pada pola ash, terbatasnya layanan kesehatan dan kurangntya akses untuk pemenuhan makanan bergizi.

Pola asuh makanan yang salah memiliki beberapa kasus, contoh diantaranya adalah : tidak mengkondumsi sayuran, mengkonsumsi makanan instan, makan makanan yang mengandung banyak pengawet. sehingga perlunya menhindari faktor faktor resiko tersebut.

dr. Luluk menyampaikan adapun langkah langkah yang dapat ditempuh sebagai upaya pencegahan stunting yaitu fokus pada 1000 HPK yang dimulai saat konsepsi. Penjagaan pola makanan sehat saat hamil sangat perlu terutama dalam penjagaan makanan yg bersih. Terdapat 3 komponen utama pencegahan stunting : Pola Asuh, Pola Makan, Pola Hidup. Salah satu contoh pada point Pola hidup adalah tidak lagi membuang BAB di sungai karena rumah sudah banyak yg memiliki jamban di Kota Tegal. Bila kotoran yang mengandung kuman dibuang ke sungai bakteri ecoli dapat menyebar kemana mana.

Shared Post: